Insomnia

Setiap manusia membutuhkan waktu istirahat atau tidur untuk mereflesikan atau menenangkan tubuh dan pikiran dari rutinitas sehari-hari. 1/3 waktu hidup manusia sekitar 6-8 jam sehari dihabiskan untuk tidur. Secara alamiah tubuh manusia akan memberi respon pada tubuh ketika seseorang sudah merasa lelah atau letih dari kesehariannya sehingga akan terasa mengantuk dan memaksa diri atau tubuh untuk beristirahat sejenak secara fisik atau mental.

Menurut survei seseorang yang tidur dalam waktu 6 – 7 jam sehari akan memberi kualitas tidur yang baik dan memberi pengaruh positif terhadap tubuh ketika bangun atau beranjak dari tdur tubuh akan merasa segar dan lebih baik serta membuat tubuh siap untuk melakukan aktivitas setiap harinya. Namun tak jarang seseorang mengalami susah tidur atau insomnia karena suatu hal. Menurut survei ada sekitar kurang lebih 20-30% yang menderita insomnia atau susah tidur. Kebanyakan atau yang lebih sering mengalami adalah wanita dibanding laki-laki, jika pada laki-laki insomnia itu terjadi karena adanya faktor perilaku hidup yang kurang sehat semisal merokok, sering minum kopi, minum alkohol dan lain sebagainya.

Adapun pengertian sederhana atau deskripsi dari Tidur dan Insomnia :

- Tidur merupakan suatu gambaran keadaan dimana seseorang atau setiap makhluk hidup secara alamiah untuk beristirahat secara fisik atau mental yang sangat penting untuk menjaga kondisi kesehatan.

- Insomnia adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami gangguan susah tidur dan atau kurangnya waktu istirahat karena rutinitas yang memaksa seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan dan karena terbiasa. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari.

Ada beberapa Fase / Tahapan Tidur Seseorang :

1. Awal
2. Non rapid eyes movement (non-rem)
3. Rapid Eyes Movement (rem)
4. Dream Sleep

Insomnia terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Insomnia Kronis

Insomnia kronis biasanya dialami pada seseorang yang memiliki gangguan dari suatu penyakit sehingga mempengaruhi kuliatas tidur. Pada sesorang yang sudah lanjut usia juga sering mengalami insomnia, adanya gangguan hormon pada salah satu bagian tubuh dan salah satu penyebab insomnia kronisa adalah depresi. Bahkan ada yang lebih ekstrim menyebutkan 30 – 50% populasi mengalami insomnia. Biasanya diderita lebih dari 3 minggu

2. Insomnia Sesaat ( transient dan intermittent )

Karena merasa lelah dari aktivitas sehari – hari, terkadang membuat tubuh menjadi tidak fit, tidur pun tidak lelap. Tidur hanya sesaat ketika terbangun sulit untuk tidur kembali.

3. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu


=====================================

>>> Minum Kapsul Herbal Q-Sleep Untuk Menghilangkan dan Mengobati Insomnia, Terapi Pengobatan Insomnia, Penyebab Penyakit Insomnia dan Gejala Imsomnia, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Insomnia, Penyebab Penyakit Insomnia and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>